• Jl. Cijagra No.21, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Bandung 40826

Apa itu Infaq ? (2) Tentang Menafkahkan Harta Di Jalan Allah SWT

Sebagian harta yang diinfakkan di jalan Allah SWT merupakan tindakan besar yang mendatangkan kemanfaatan bukan hanya di dunia melainkan juga di akhirat kelak. Kita dapat memahami pentingnya tindakan ini melalui fakta bahwa banyak ayat Al-Quran dan Hadits yang menganjurkan tindakan ini.

Firman Allah SWT:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.
QS. Al-Baqarah (02):261

Menafkahkan harta di jalan Allah adalah praktik dari infak, yaitu mengeluarkan sebagian harta untuk kebaikan, seperti menolong yang orang yang lemah dan kekurangan, silaturahmi dalam ragka ukhuwah islamiyah, menolong agama Islam dengan tulus untuk ketaatan dan kebaikan untuk mencari keridaan Allah SWT.

Adapun macam-macam "Jalan Allah SWT" yang biasa digunakan untuk menafkahkan harta berupa infak adalah :
1. Kemaslahatan Umat: Berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi umat manusia, seperti membangun masjid, madrasah atau fasilitas keumatan.
2. Menafkahi Keluarga: Memberikan nafkah untuk istri dan anak-anak.
3. Silaturahmi Ukhuwan Islamiyah: Menyambung kebersamaan dalam persaudaraan seiman.
4. Kepedulian Sosial: Memberikan bantuan kepada keluarga, fakir miskin, anak yatim, dan musafir.
5. Jihad Fisabilillah: Menggunakan harta untuk menolong dan memperjuangan membela agama dan negara.

Allah SWT membuat perumpamaan terkait balasan yang berlipat ganda bagi orang yang berinfak di jalan-Nya seperti keadaan seorang petani yang menabur biji bibit tanaman. Sebutir biji yang ditanam di tanah yang subur menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji sehingga jumlah keseluruhannya menjadi tujuh ratus. Bahkan Allah SWT terus melipatgandakan pahala kebaikan sampai tujuh ratus kali lipat atau lebih bagi siapa yang dikehendaki-Nya dalam berinfak.

Ini adalah perintah Allah SWT kepada hamba-Nya untuk beribadah dan mencari keridhaan-Nya dengan menggunakan harta yang telah diberikan.

Perlu diingat, bahwa Allah SWT Maha Kaya, Maha luas karunia-Nya dan Maha Membalas. Dan jangan dikira Allah SWT tidak tahu siapa yang berinfak di jalan-Nya dengan tulus, sebab Allah SWT Maha Mengetahui siapa yang berhak menerima karunia tersebut, dan Maha Mengetahui atas segala niat hamba-Nya yang bertakwa.

Ayo, saatnya kita berinfak sekarang.

Zakat Infaq Shodaqoh

Graha Dhuafa Indonesia senantiasa berkomitmen untuk terus ambil peran dalam menjaga generasi pelanjut.