Jl. Cijagra No.21, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Bandung 40826
Zakat Infaq Shodaqoh
Jl. Cijagra No.21, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Bandung 40826
Waktu benar-benar tidak pernah berhenti melangkah. Kini, Muharram hampir berpamitan.
Rasanya baru kemarin kita menyambut datangnya Tahun Baru Islam dengan doa, harapan, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kini, tanpa terasa, Senin, 28 Muharram 1448 H bertepatan dengan 13 Juli 2026 M, kita telah berada di penghujung bulan Muharram, salah satu dari empat bulan haram yang Alloh SWT muliakan.
Lebih dari itu, Muharram menjadi penutup dari rangkaian tiga bulan haram yang datang secara berurutan, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Tiga bulan yang mengajarkan manusia untuk memperbanyak ketakwaan, menjauhi kezaliman, serta mengisi waktu dengan amal-amal terbaik.
Hijrah yang sesungguhnya tidak hanya berarti berpindah tempat, tetapi berpindah dari kebiasaan buruk menuju akhlak yang lebih baik, dari kelalaian menuju ketaatan, dari kemalasan menuju semangat menuntut ilmu, dan dari kepedulian yang terbatas menuju kasih sayang yang lebih luas kepada sesama.
Muharram juga mengingatkan bahwa kualitas seorang Muslim tidak diukur dari seberapa sering ia menyambut datangnya bulan-bulan mulia, tetapi dari sejauh mana bulan-bulan tersebut mampu mengubah perilaku, memperbaiki karakter, dan mendekatkannya kepada Alloh SWT.
Setiap ibadah yang kita tegakkan, setiap ayat Al-Qur'an yang kita baca, setiap sedekah yang kita berikan, dan setiap doa yang kita panjatkan selama Muharram hendaknya menjadi bekal yang terus mengiringi perjalanan hidup, bukan berhenti ketika bulan itu berakhir.
Begitu pula dengan muhasabah. Evaluasi diri hendaknya menjadi kebiasaan yang terus dilakukan, karena orang yang senantiasa memperbaiki dirinya adalah orang yang sedang mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan dunia sekaligus akhirat.
Berakhirnya Muharram bukanlah akhir dari kesempatan berbuat baik. Sebaliknya, ia menjadi awal untuk menjaga konsistensi amal, memperbaiki kualitas ibadah, dan melanjutkan semangat hijrah dalam setiap langkah kehidupan. Amal yang paling dicintai Alloh adalah amal yang dilakukan secara istiqamah, meskipun nilainya tampak kecil di mata manusia.
Jangan biarkan lembaran Muharram ditutup tanpa menghadirkan amal terbaik sebagai penutupnya.
Terima kasih telah mengajarkan bahwa waktu adalah amanah, kebaikan adalah bekal, dan ketakwaan adalah tujuan. Semoga kita dipertemukan kembali dengan Muharram di tahun-tahun mendatang dalam keadaan iman yang lebih kuat, ilmu yang lebih luas, amal yang lebih banyak, dan hati yang lebih dekat kepada Alloh SWT. Aamiin Yaa Robbal 'Alamiin.
Zakat Infaq Shodaqoh